14.8.09

Tips Merawat Anggrek Phalaenopsis


Tata cara perawatan anggrek bulan / phalaenopsis yang menurut kebanyakan orang lebih sulit, bila dibandingkan dengan anggrek dendrobium yang lebih mudah tumbuh di daerah tropis/Indonesia. Walau demikian anggrek bulan, yaitu Phalaenopsis amabilis adalah salah satu bunga nasional Indonesia yang disebut juga PUSPA PESONA karena sejak dulu sudah banyak digemari oleh para kerabat kerajaan dan bukti-bukti itu terdapat pada beberapa ornamen / hiasan keris langka. Anggrek bulan/phalaenopsis saat ini adalah primadona atau komoditas utama dari produksi dan penjualan anggrek diseluruh dunia. Untuk itu kami mencoba membantu anda dengan menyediakan Tata Cara Perawatan anggrek bulan/phalaenopsis untuk Indonesia agar dapat menjadi panduan atau membantu pemeliharaan bagi semua orang yang menggemarinya.

Adapun cara-caranya adalah sebagai berikut :

1. Memilih bibit Anggrek yang sehat : Jika anda mambeli bibit anggrek bulan, pilihlah tanaman yang kondisinya baik dan sehat. Hal itu bisa dilihat dari daun dan akarnya yang sehat. Daun yang banyak adalah cermin dari akar yang masih berfungsi dengan baik. Sebaliknya jika daun kurang baik pasti akarnya juga tidak tumbuh dengan baik. Jika anda membeli anggrek bulan yang sudah berbunga, lihat ujung tangkai bunga , kalau masih ada kuncupnya yang hijau/segar biasanya akan terus berbunga walau bunganya sudah layu. Disinilah keunikan dan keunggulan anggrek bulan, yaitu bisa terus mekar hingga tangkainya panjang. Pada umumnya anggrek bulan memiliki daya tahan untuk mekar dari 1 hingga 3 bulan dan bisa berbunga lagi.

a. Bibit botolan Jika membeli bibit botolan, jangan hanya dilihat jumlah isinya saja. Isi yang banyak memberi kecenderungan bibit ukuran kecil-kecil. Bibit yang terlalu kecil ini selain rentan juga lambat dalam pertumbuhannya jika ditanam. Saran kami, pilih bibit dalam bobot yang botolnya besar (jangan botol tomat) dan bibit dalam botol yang lebih besar atau botol selai, seperti bibit import dari Taiwan.

b. Bibit seedling atau dewasa Seedling biasanya dijual, setelah bibit botolan ditanam beberapa bulan oleh petani. Tanaman dewasa telah ditanam lebih dari satu tahun oleh petani. Untuk itu jangan lupa memperhatikan sarat-sarat yang telah di sebut diatas.

2. Menanam dan Mere-potting : Cara penanaman bibit anggrek bulan dari botol. Disarankan dengan pot plastik putih ukuran 1,5 inch atau trey putih atau gelas aqua bekas yang tembuh cahaya dan media sphagnum moss atau mos putih. Cara lain yang biasanya dilakukan yaitu dengan pot tanah liat berisi media cacahan pakis, arang kayu, atau mos coklat adalah cara lama dan ini ternyata pertumbuhannya lebih lambat dari cara pertama. Hal ini telah kami teliti bersama beberapa pelajar pertanian yang magang di kebun kami selama 2×4 bulan di tahun 2005 dan 2006. Cara menanam yang pertama mengurangi frekuensi penyiraman menjadi rata-rata seminggu 2 kali saja, sehingga dapat juga mengurangi kemungkinan penyakit busuk daun yang mudah menyerang anggrek phalaenopsis.

Repotting Perlu dilakukan setelah ditanam seperti no. 2, setelah 5-8 bulan maka pot diganti ke pot ukuran 2,5 inch dengan ditambah sphagnum moss di kelilingnya. Hal ini dilakukan lagi setelah tanaman berusia 12- 14 bulan dengan pot 3,5 inch. Repoting juga bisa dilakukan kembali oleh Media spagnum moss seperti yang kami gunakan. Pot yang dipakai lebih baik pot plastik karena lebih mudah untuk repotting di kemudian hari. Pot yang dipakai jangan terlalu besar dan dalam, moss kemudian dipadatkan dan ditekan agar rapat dengan potnya. Sebelum dipakai moss harus direndam dulu selama 2-3 jam kemudian diperas agar tidak terlalu basah dan siap digunakan.

3. Penyiraman dan Pemupukan : Penyiraman dilakukan apabila media tanamnya sudah benar-benar kering, janganlah melakukan penyiraman apabila medianya masih basah. Anggrek bulan tidak suka kondisi terlalu basah tetapi butuh kelembaban yang cukup. Siramlah medianya sampai benar-benar basah dan hindari membasahi daun karena dapat menyebabkan busuk daun.

Disini Simanis Orchids telah melakukan percobaan dan penelitian untuk membantu anda melakukan penyiraman dengan cara mudah yaitu dengan menggunakan talang sebagai wadah untuk merendam pot tanaman anda sampai sebatas pangkal daun, rendam sampai medianya basah tergantung banyak dan besar kecilnya pot anda, setelah itu buang air kelebihannya. Cara ini tidak perlu anda lakukan tiap hari, cukup 3 atau 4 hari sekali tergantung kondisi tanaman, juga dapat sekaligus mencampur air rendaman dengan pupuk dengan takaran setengah dari dosis normalnya. Untuk 1 minggu sekali siram daun untuk membersihkan permukaan daun dari debu dan kotoran yang menempel pada daun (membilas). Selang beberapa jam jika masih ada sisa tetesan air dipermukaan daun harus diseka dengan tissu agar tidak terjadi busuk daun. Keuntungan merendam di dalam talang adalah media akan basah secara rata dari bawah sampai atas. Media mos putih akan lebih awet dan akan akan lebih banyak menyerap makanan dalam kelebaban yang merata tersebut.

4. Pencegahan Hama dan Penyakit : Jika lingkungan tempat anda memelihara anggrek kurang bersih, kotor dan bercampur dengan tanaman lainnya, maka kemungkinan anggrek anda akan mudah terserang hama dan penyakit. Antara lain serangga pengganggu, hewan, bakteri dan juga jamur. Dalam hal ini perlu diperhatikan juga musim (hujan/panas) lembab atau kering. Umumnya pada saat musim kemarau lebih sering diberikan insectisida dan pada musim hujan fungisidanya yang lebih sering. Pemberian insectisida dan fungisida yang dilakukan secara bersamaan dengan pemupukan dan membantu mengurangi atau meniadakan gangguan tersebut. Dalam hal ini perhatikan dosis yang sudah ditentukan, jangan sampai berlebihan karena dapat merusak anggrek itu sendiri. Beberapa jenis hewan pengganggu seperti siput dapat dengan diambil dan dimatikan. Akan tetapi apabila anggrek bulan anda terserang bakteri , maka anggrek bulan yang sakit harus dipisahkan agar tidak menular, apabila perlu dimusnahkan dengan cara dibakar supaya bakteri tersebut ikut musnah dan tidak menular pada anggrek anda yang lainnya.

Hari

Pupuk/pestisida

Dosis

Rabu

N.P.K 1 : 1 : 1

½ sendok teh per-liter

Sabtu/Minggu

Air +
insectisida/fungisida kalau perlu

Sesuai dosis pada kemasan

2 x seminggu

Insectisida, Fungisida

Sesuai dosis pada kemasan

5. Sirkulasi Udara dan Pencahayaan : Sirkulasi udara sangatlah penting bagi pertumbuhan anggrek. Karena apabila tempatnya sempit dan pengap maka anggrek tersebut akan mudah terserang penyakit, baik jamur maupun penyakit. Untuk itu perhatikan betul sirkulasi udaranya. Jika lingkungan anda mempunyai kelembaban tinggi dan udara tidak mengalir lancar, maka keadaan lingkungan yang panas tersebut dapat menyebabkan tumbuhnya jamur / cendawan yang dapat merusak daun anggrek bulan pada awalnya dan dapat menular keseluruh tanaman. Pencahayaan juga memegang peranan yang penting karena berguna untuk proses fotosintesa tanaman. Jangan menempatkan anggrek bulan anda di tempat yang terkena sinar langsung dalam jangka waktu yang lama. Karena kalau anggrek anda terkena sinar matahari yang berlebihan dan langsung dalam waktu yang lama, akan dapat membuat daunnya terbakar dan rusak.

6. Penutup : Demikian tips perawatan dari kami, semoga dapat berguna untuk anda semua. Merawat tanaman anggrek itu sebenarnya tidaklah sulit tapi perlu ketekunan serta ketelatenan sehingga dapat tumbuh dengan subur dan sehat. Sekian dan terima kasih.

“ Selamat mencoba dan semoga sukses “

Sumber: javaorchids.wordpress.com

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar